Sajian Ulang Tahun

Yesterday was my husband’s 25th birthday. We’re not interested in tart or cake (karena di Cilacap kagak ada tart2 macem Harvest yang nyumm nyumm). Jadi…requestnya berubah jadi menu makan special, semur lidah sapi. Dan sebagai pengganti kue, akhirnya kita buat cheese stick untuk cemilan sehari-hari :D. 

Hasilnya alhamdulillah enaaaaaaaak 🙂

so, i would like to share the recipes here

1. Cheese Stick

– 350 g tepung terigu

– 70 g tepung kanji 

– 1/2 sdt garam

– 1 sdt baking powder

– 1/2 sdt kaldu ayam instan (sebenernya dari cheesenya juga udh gurih, u can eliminate it and add some salt)

– 70 g margarin

– 150 g keju, parut dulu

– 2 butir telur kocok dahulu

– air es secukupnya (biar lbh crunchy)

Cara membuat: campur tepung, kanji, baking powder, garam dan kaldu bubuk (tepung diayak terlebih dahulu). Setelah homogen, masukkan margarin, keju parut lalu uleni. Tambahkan telur kocok dan air es sambil terus diuleni hingga terbentuk massa yang kalis (tahapan ini klo pake tangan butuh tenaga gak sedikit berhubung adonannya berat, minta bantuan suami buat tahapan ini :p). Next, buat bentuk stick dengan alat khusus (kayak alat untuk buat mie) –> ini tahapan yang seruuu, buat adonan jadi tipis panjang, trus dipotong-potong jd bentuk stick. Next, goreng diatas api sedang. 

Ini hasilnya, gurih dan crunchy 

Image

2. Semur Lidah Sapi

– 1 buah lidah sapi

– kayu manis 4 cm

– 1/2 pala dimemarkan

– 2 bawang bombay sedang

– kecap

– kaldu

Bumbu halus: bawang putih secukupnya (4/5 siung yg besar), kemiri (sejumlah bwg putih), merica sesuai selera, garam kurang lebih 1 sdt.

Cara membuat: lidah dicuci lalu masukkan kedalam presto tambahkan air, panaskan sampai empuk (kemarin kurang lebih 20 menit), angkat, kupas kulitnya lalu potong-potong dengan tebal 1 cm. Siapkan wajan, tumis bumbu halus masukkan kayu manis dan pala serta sebagian bawang bombay sampai matang dan harum (haruum banget wanginya). Tambahkan air kaldu rebusan lidah dan kecap serta masukkan daging. Aduk-aduk sambil diicip icip. Selanjutnya justifikasi rasa, tambahkan merica garam atau gula putih sampai rasanya pas sesuai selera). Masukkan sisa bawang bombay, biarkan hingga bumbu meresap. 

Image

 

Tips: pilih lidah yang masih fresh, kalo beli di supermarket perhatiin perputaran dagingnya, kalo lambat mending beli di pasar tradisonal aja karena kalo dipasar biasanya masih fresh, lidah yang jelek biasanya berlendir. Di smeur ini gak pake bawang merah karena disubstitusi dengan bawang bombay. Bwang putih kadang bikin rasa malah jadi pengar, so..masak sampe mateng dengan api kecil sampai wanginya harum dan jangan gosong. Bawang bombay ada yang dimasukin di akhir supaya pas mateng nanti masih ada bombay yang seger. Tambahin ijo-ijo seperti rebusan brokoli, buncis, ato wortel iris korek supaya ada seratnya :).

Selamat mencoba, semur lidah ini adalah salah satu makanan yang bisa buat Dito nambah :D, gapapa sekali kali.

 

Advertisements

1 Comment (+add yours?)

  1. dewi safitri
    Aug 24, 2014 @ 23:12:21

    entah kenapa aku jd keingetan buka blog uta dan buka beberapa judul yg udh bbrp tahun yg lalu… kalo sempet sharing lg ta. tp kayanya sekarang lbh sibuk mengurus dunia nyata yah ta *ya iya laaah* hahaha. so that, I’ll be waiting for your blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: