Ekspedisi ke Cimahi

Udah lama banget pengen bikin kaya cerita perjalanan gitu..

Baru kemaren2 mendapatkan bahan yang cukup. Beberapa foto antara Bandung—Cimahi berhasil dihimpun. Tapi baru terfikirkan hal itu pas lagi diatas jembatan pasopati..jadilah fotonya baru dapet di daerah itu,,Ok..lets me guide ur tour to Cimahi.. [pasang sabuk pengamannya, siapkan hati untuk menerima keindahan dan juga kemacetan jalanan]

Foto pertama:

dsc038302

Salah satu spot billboard di daerah pasopati emang udah dikontrak ma 3. Keliatan gak bacaannya? Bacaannya adalah:

“kini nelfon ke Yokohama lebih murah daripada ke Yogyakarta”

mau?

Iklan yang kreatif..dan dibelahan Bandung lainnya ada versi lain, dengan kata yang sama, hanya kota yang berbeda. Antara Singapura dan Singaparna. Menurutku iklan 3 keren2..designnya dan propagasinya, tapi kok aku ga tertarik juga buat beralih ke 3?haha…

Ya..back to the tour..jadi jikalau kamu mau kecimahi ada banyak jalan yang bisa kamu pilih, hanya saja pada kasus ini aku memilih lewat pasopati karena lebih cepet dari ITB. Jarak yang ditempuh kurang lebih 15 km. dan waktu yang diperlukan kurang lebih 45 menit kecepatan sedang dan lalu lintas mendukung 30 menit kecepatan tinggi lalu lintas mendukung,,dan 20 menit kecepatan hyper lalulintas sepi.

Setelah melewati jembatan pasopati kita akan langsung berhadapan dengan jalan terusan Pasteur yang saat kufoto sedang dalam keadaan macet.

dsc038461

Dihari-hari jumat sabtu, kemacetan jalan ini bertambah padat dan dikarenakan adanya invasi massal penduduk Jakarta yang udah males pada macetnya Jakarta, tapi ternyata bertemu juga dengan sobat lamanya berupa traffic jam di Bandung.

Disekitar jalan terusan Pasteur ini banyak toko2 oleh2 Bandung, area2 perbelanjaan seperti Griya, Giant, BTC..2 buah pom bensin disisi kiri dan kanan, penjualan Brownis2 AMA*NDA (eh..ga boleh sebut merk ya? J)

Dari terusan Pasteur ini kita akan menemui perempatan Pasteur. Ada jalur menuju tol padaleunyi, Sukajadi, Bandung dan Cimahi.

dsc03854edited

Kalo naik mobil, ke cimahi pun bisa dituju lewat tol Pasteur ini dan keluarnya di tol Baros. Baros tu suatu daerah di Cimahi. Jalur tol jauh22222222222 lebih cepat dibanding jalur gunung Batu. Tapi ada pemandangan2 yang ga bisa diliat kalo kamu lewat tol..pemandangan delman dijalur gunung Batu..pemandangan rumah istimewa favorit ku dibelokan jalan, dan pemandangan seorang bapak pendorong gerobak sampah yang selalui kutemui saat ada kuliah jam 7 pagi. Bapak yang sangat semangat, dan aku langsung terbayang wajah istri dan anaknya dirumah dan menjadi malu melihat keadaan diri sendiri yang mungkin masih menyia-nyiakan segala fasilitas kemudahan yang kuperoleh..

Nah..dari perempatan pasteur ini, kita akan belok kiri menuju cimahi lewat jalan Gunung Batu. Dan disini dimulai jalanan ndeso, karena kita akan menuju kota terpencil nan indah Cimahi… :) . Kalo kata temenku sih..aura kampungnya mulai terasa nih…haha..

Emmm..gunung batu itu jalanan khas dengan delmannya, jalanan yang berbelok2, nanjak turun. Jalannya sempit dan beberapa bagian jalan udah rusak, tapi selalu ramai dilewati kendaraan. Jalan ini yang keren banget dibandingkan jalan2 yang kulaui sebelumnya.. contour nya beda, belok2nya bikin ga ngantuk, kudanya terkadang bikin serem. Dan banyak hal menarik,seperti sebuah rumah yang udah aku kecengin 1 tahun terakhir ini (sempet kepikiran aku tiba2 mampir kerumahnya, trus bilang,”Pak, saya suka dengan rumah anda, apa anda berniat utuk menjualnya? Kalo sekarang belum ada niat juga gapapa Pak, jawab aja nanti ketika saya kesini lagi dengan membawa uang sejumlah harga rumah Bapak).

Oya,ada sebuah perumahan ruko baru disini. Sangat strategis, karena terletak dekat sekali dengan pintu tol padaleunyi. Dijalanan yang selalu ramai dikunjungi. Dan keberadaan perumahan ini menyediakan fasilitas lain bagi khalayak umum yaitu jalan pintas. Jalannya benar2 memotong suatu elips, menjadi suatu garis lurus. Bingung kan..? cobain aja sendiri. Ni gambar ruko2nya..

dsc03875

Sebenarnya aku ingin memberimu foto delman, tapi pas kemaren aku mau foto..orang didalem delmannya lagi menghadap aku, jadi fotonya tak sempurna. Ohya, Uta juga pernah naik delmannya pas SMA dulu. Rasanya enak..berasa di kampuang mana gtu…pengalaman tak terlupakan lah. Dulu kalo ga salah bayarnya 2ribu. Dan meskipun dijalan sini terdapat angkot, tapi pamor delman tetap tak tergantikan. Keren lah pokoknya.ciri khas gnung batu yang tak terlunturkan oleh kemodern-an..

Eh..tapi aku kasih aja potongan foto delmannya ya..

dsc03883

Setelah melalui jalanan berkuda, berkelok2 dan menyenangkan, tiba2 kita akan berada dibawah jembatan layang Cibereum. Dan dari sini, Kita akan mulai menghadapi jalan yang lumayan ngota. Karena jalan yang akan kita lewati kemudian adalah jalan utama kota Cimahi. Namanya adalah jalan Raya Cimahi. dijalan yang panjang membentang ini terdapat fasilitas kantor polisi, INDO supermarket, sarana belanja Yogya, Rumah Sakit Cibabat (Rumah Sakit tempat aku dilahirkan!!), lab klinik Prodia, Bank BNI, Holland Bakery, Pizza Hut(baru dibuka beberapa bulan yang lalu), Kartika Sari, pembayaran Telkom, dan ada Showroom juga tampaknya. Bisa dibilang daerah ini adalah pusatnya Cimahi. karena diwilayah ini terdapat pusat pemerintahannya, pusat perbelanjaannya, dan alun-alun.

Bukankah konon alun2 dibuat oleh masa penjajahan dulu sebagai simbol centrisme sebuah kota. Dan memang disini kalian sudah samppai di cimahi bagian tengah. oya..ada satu hal lagi. Cimahi itu banyak banget menjadi daerah markas bagia angkatan kemiliter-an. Satu jalan besar tampaknya dikhususkan untuk menjadi pusdik2 (pusat pendidikan)karena disepanjang jalan ini yang terlihat hanya bangunan Belanda yang dimulut gerbangnya kamu bisa melihat sosok pria memakai baju loreng-loreng mematung sambil membawa senjata didalam kotaknya (peristiwa ini disebut jaga piket). Nah, karena banyaknya tentara maka ada seseorang yang berkata bahwa oleh-oleh dari Cimahi itu adalah tentara.

Ke cimahi sebenarnya bukan perjalanan yang jauh..tapi orang terkadang mengekstrimkannya seakan Cimahi berada disuatu pelosok tak tersentuh. Memang banyak orang2 cimahi yang berkehidupan di Bandung, entah itu kerja, sekolah atau kuliah. Tapi setauku mereka kebanyakan tetap bertahan di Cimahi dan tidak menjadikan jarak sebagai suatu masalah yang terlalu berarti. Hal ini kukatakan karena dari sebegitu banyak teman cimahi ku yang kuliah di Bandung, jarang banget kutemui mereka memilih untuk nge-kost. Mostly, mereka bertahan untuk tinggal di Cimahi dan tetap bolak-balik pulang pergi dari cimahi ke Bandung. Mungkin cimahi menyimpan kenangan indah, dan meskipun belasan jam berada di perkotaan Bandung, toh akhirnya raga ini lebih memilih untuk melewati malam di ranjang cimahi..

Cimahi is very lovely city..ive been here since 20 years ago..

Dan foto dibawah ini adalah jalan yang paling kusuka..dikarenakan pohonnya yang besar2 dan rindang

dsc03911

Selamat datang di Cimahi!!!!

-Utami Ekawati- duta kebudayaan kota cimahi (becanda :) , wong belum dilantik juga kok ma Pak Itoc-walikota cimahi.red-)

18 Comments (+add yours?)

  1. fakhria
    Nov 04, 2008 @ 06:23:12

    Hhmm… sejujurnya menyenagkan juga ta’, ke cimahi dibonceng olehmu.. hehehehe
    kapan2 mau maen lagi dungss….

  2. Andri Haryono
    Nov 05, 2008 @ 09:29:31

    panjang banget ceritanya..
    dibikin buku buat pariwisata aja
    hahaha

  3. deeto88
    Nov 08, 2008 @ 21:29:45

    hahaha….akhirnya jadi juga Ta blog tentang Touring to Cimahi…ternyata Cimahi itu kayak bgitu yah kalo siang..gw baru skali ke cimahi siang2, itu juga gara2 si anak kecil butuh ngambil KSMnya buat PRS…jadilah gw utk pertama kalinya itu ke Cimahi siang2…sisanya pasti malem mlulu…
    yah ksan2 kalo ke Cimahi sih menyenangkan, soalnya blum pernah ngerasain macet di dalem Cimahinya…tapi yang bikin bete tuh kalo pulang ke bandung, jalan yang di pinggiran tol kan gelap tuh, trus di beberapa titik ada jalan yang jeleknya waduh-waduh…beberapa kali gw nyaris jatoh di spot2 itu..hehehe….
    oya katanya ke cimahi tuh 20 menit kecepatan hyper & lalulintas sepi…hmmm..gw waktu itu pernah nganterin si anak kecil tuh 10 mnit dari cimahi-bandung…wah, berarti termasuk golongan apa tuh motor gw??…super duper hyper kali yah??…hehehe….
    wah kapan2 gw jadi pengen juga touring ke cimahi siang2…tolong di-guide yah bu duta pariwisata cimahi…hahaha…

  4. Utami Ekawati
    Nov 09, 2008 @ 05:45:57

    buat fafah: yo fah..ayo ke cimahi lagi,,dan kamu memasak lagi untukku..haha..

    iya ndri..karena cimahi itu terlalu indah buat diceritakan..jadi memang butuh banyak space untuk menceritakannya..

    emmmmmm….motor apa ya tu To..motor mabur kali..boleh2..sebenarnya aku pengen nyoba ke cimahi lewat jalur ledeng..itu lebih ndeso lagi..pohon bambu sepanjang jalan..haha..

  5. rosi
    Nov 11, 2008 @ 14:55:04

    Berhubung aku cuma tahu rumah ochin yang deket cimahi, rumahmu sebelah mananya rumah ochin, ta?
    Hehe…
    kapan-kapan mau ngerasain sendiri ahh ke rumah uta di cimahi… nginep, trus lari pagi bareng menyusuri pepohonan rindang kayaknya asik tuh…

  6. hidayatus
    Dec 01, 2008 @ 09:23:56

    Boleh deh…kapan2 tak ke cimahi…Nyoba rute yang ini…hehehehehehe

  7. areep
    Dec 09, 2008 @ 13:18:24

    walah… mbaca ceritane puanjang buanget sampe meneteskan air mata bukan karena sedih juga buakan karena senang, tapi karena pedes nih mata…..

    Cimahi ya…?

    deket jurang ndak…?

  8. Utami Ekawati
    Dec 20, 2008 @ 02:23:24

    buat aarep..hehe..meskipun pedes tapi dibaca mpe akhir juga kaan..haha..
    tergantung cimahi bagian mana..
    cimahi kan punya curug cimahi juga..

  9. hamka
    Jan 26, 2009 @ 17:46:29

    cimahi ya? aku sering ke cimahi tapi lewat ledeng – cihanjuang, jalannya lebih enak, menantang naik-turun
    pernah juga nyasar bingung di cimahi
    http://hamkanen.wordpress.com/2007/07/16/jakarta-bandung-5-kali-angkutan/ :P

  10. Utami Ekawati
    Feb 02, 2009 @ 07:36:53

    haha..kasih rutenya dong hamka..aku pernah lewat situ. dalam satu kali perjalanan, lintasan pertama nyasar malah balik ke tempat semula. lintasan kedua akhirnya aku ngikutin di belakang angkot..haha..mpe tu angkot takut aku ikutin…

  11. hamka
    Mar 07, 2009 @ 09:54:57

    rutenya dari gerlong
    1. Jln gerlong hilir ke barat terus
    2. sampe mentok pertigaan belok kiri
    3. ada pertigaan polban, belok kanan turun kebawah
    3. ketemu pertigaan lagi, pilih yang tanjakan extreme
    4. Habis tanjakan, pertigaan lagi, terus aja
    5. habis itu lurus terus, ikutin jalan yang paling bagus
    6. Nyampe pertigaan, nah itu, udah jalan cihanjuang

    Panjang ya? :D
    kalo mo gampang, ikutin aja angkot ledeng-cimahi warna ijo :D

  12. hidayatus
    Mar 09, 2009 @ 11:11:35

    kemaren saya dari cimahi, untuk pertama kalinya…tapi lewat parompong, terus curug cimahi, sampai cimahi…terus ke arah padalarang…mau ke kota baru parahyangan si…terus baleknya lewat cimahi lagi…gak tau kemana setelah lewat kota cimahi ke arah bdg…akhirnya inget blog ini…trial nyoba belok kiri…feeling saya mengatakan akan sampai tol pasteur…alhamdulillah nemu jalan gunung batu…sampai bandung…pfff….

  13. Utami Ekawati
    Mar 15, 2009 @ 10:34:00

    beuh hamkanen..aku ud kapok ngikutin angklot..hehe

    wah wah tus…selamat sampai bandung kan??hhhoho..jalan ke cimahi itu really2 simple kan..just follow the way.. :D

  14. dea ramdhany
    May 15, 2009 @ 16:48:40

    demi allah sedih hick2 cimahi dah berubah total skarang sedihhhhhhhhhhhh

  15. Utami Ekawati
    Oct 25, 2009 @ 16:04:04

    wah…mbak dea liat cimahi bagian mananya…??trus udah ditinggal berapa lama sama mbak..?

  16. Cimahi Cute Crew
    Apr 20, 2010 @ 06:45:14

    wduh,ga nyagka da yg ngbahas kota cimahi sejauh ini.hehe
    sy cuma pen berbagi sdikit crita tentang kegiatan masyarakat cimahi di minggu pagi..klo d bandung mungkin hampir semua orang sudah tau lapangan gasibu, atau lapangan tegalega, tapi kalo bicara kota cimahi, kita bisa menengok lapangan brigif 15 kujang yang ada di kisaran wilayah unjani (univ jend achmad yani), dsna pada minggu pagi tumpah ruah seluruh lapisan masyarakat, dari berbagai umur, berbagai profesi, dan berbagai tujuan..ada yang hendak senam pagi, voli pasir, sepak bola, lari mengelilingi lapang, badminton, menyaksikan show ‘badut&doger monyet’, sampe ibu2 yang belanja sayuran dan pangan lainyya.pokok’y itu yang membuat sy merasa memiliki kota cimahi,karena warga membutuhkan satu tempat yang mengerti kebutuhan mereka sambil itung2 silaturahmi dengan sesama warga..

  17. Utami Ekawati
    Apr 21, 2010 @ 07:09:59

    terimakasih telah berkunjung :)
    Brigif tu kan deket dgn rumah saya,,hehe

  18. Audy
    Jun 14, 2010 @ 09:51:13

    tolong tanya dunk ..
    pengen banget kirim kue tart ultah ke my love di cimahi .. posisi aku di jakarta .. gimana cara ya ?

    bisa dapet info toko-toko bakery (toko roti) yang terkenal di cimahi dan melayani pesan-antar kue tart gak ya ?
    kalo bisa sekalian nomor telpnya.

    adakah yang bisa bantu ??
    thank u so much.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.